WAP Groups

BANYUWANGI-INDONESIA - Topics

* BANYUWANGI-INDONESIA > Topics


Subject: BANGYUwngI
Replies: 0 Views: 2218

gratis 25.11.08 - 08:59am
Makna Lambang Kabupaten Banyuwngi


MAKNA BENTUK LAMBANG

1. DAUN LAMBANG BERBENTUK PERISAI, di tengah- tengah lambang berdiri tegak lurus garis berwarna
putih membelah dasar lambang secara simetris menjadi dua bagian sebelah kiri warna hitam, bagian sebelah kanan warna hijau.
2.
DALAM LAMBANG TERTULIS PETA KABUPATEN BANYUwngI, dengan dibatasi oleh gambar padi
berbutir 17 sebelah kanan dan 8 buah kapas sebelah kiri. Selat Bali dan Samudra Indonesia serta Kawah Ijen dilukiskan dengan warna biru.
3.DI BAGIAN ATAS TENGAH, yakni di atas Peta Kabupaten Banyuwngi terlukiskan sebuah bintang
bersudut lima dengan warna kuning emas melekat pada garis tegak lurus tersebut di atas. Bintang tersebut bersinar lima.
4.
PITA KUNING, menghiasi bagian bawah dengan berisikan tulisan B A N Y U W A N G I, dengan warna
merah.
5.
PITA PUTIH SEBAGAI DASAR, pada bagian bawah di luar daun lambang dengan berisikan tulisan
SATYA BHAKTI PRAJA MUKTI, berwarna hitam, yang menyatu garis tepi perisai.


MAKNA BAGIAN-BAGIAN LAMBANG

1.DAUN LAMBANG BERBENTUK PERISAI, adalah lambang keamanan dan ketentraman serta kejujuran
melambangkan dasar dan keinginan hidup rakyat Kabupaten Banyuwngi.
2.
BINTANG DENGAN WARNA KUNING EMAS, adalah lambang Ketuhanan Yang Maha Esa, bersudut lima
dan bersinar lima dengan garis tegak berarti berdiri tegak atas dasar Pancasila yang merupakan dasar dan falsafah Negara yang senantiasa dijunjung tinggi serta selalu menyinari jiwa rakyat Kabupaten Banyuwngi. Bintang bersinar lima menyinari Peta Kabupaten Banyuwngi, padi dan kapas.
3.
PADI DAN KAPAS, lambang sandang pangan yang menjadi kebutuhan pokok rakyat sehari-hari,
gambar padi berbutir 17 buah dan kapas 8 buah melambangkan saat-saat kramat bagi Bangsa Indonesia yaitu tanggal 17 Agustus 1945.
4.
PETA KABUPATEN BANYUwngI, yang terdapat banyak sungai-sungai dilukiskan warna kuning dan
hijau serta di lingkungan Selat Bali dan Samudra Indonesia melambangkan sumber kemakmuran daerah.
5.
PITA BERISIKAN TULISAN BANYUwngI, menunjukkan Daerah Kabupaten Banyuwngi.
6.
PITA DASAR DENGAN WARNA PUTIH, berisikan tulisan SATYA BHAKTI PRAJA MUKTI menunjukkan
makna selalu mengabdi kepada kebenaran demi kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat

Merujuk data sejarah yang ada, sepanjang sejarah Blambangan kiranya tanggal 18 Desember 1771 merupakan peristiwa sejarah yang paling tua yang patut diangkat sebagai hari jadi Banyuwngi. Sebelum peristiwa puncak perang Puputan Bayu tersebut sebenarnya ada peristiwa lain yang mendahuluinya, yang juga heroik-patriotik, yaitu peristiwa penyerangan para pejuang Blambangan di bawah pimpinan Pangeran Puger ( putra Wong Agung Wilis ) ke benteng VOC di Banyualit pada tahun 1768.



Namun sayang peristiwa tersebut tidak tercatat secara lengkap pertanggalannya, dan selain itu terkesan bahwa dalam penyerangan tersebut kita kalah total, sedang pihak musuh hampir tidak menderita kerugian apapun. Pada peristiwa ini Pangeran Puger gugur, sedang Wong Agung Wilis, setelah Lateng dihancurkan, terluka, tertangkap dan kemudian dibuang ke Pulau Banda ( Lekkerkerker, 1923 ).



Berdasarkan data sejarah nama Banyuwngi tidak dapat terlepas dengan keajayaan Blambangan. Sejak jaman Pangeran Tawng Alun (1655-1691) dan Pangeran Danuningrat (1736-1763), bahkan juga sampai ketika Blambangan berada di bawah perlindungan Bali (1763-1767), VOC belum pernah tertarik untuk memasuki dan mengelola Blambangan ( Ibid.1923 :1045 ).



Pada tahun 1743 Jawa Bagian Timur ( termasuk Blambangan ) diserahkan oleh Pakubuwono II kepada VOC, VOC merasa Blambangan memang sudah menjadi miliknya. Namun untuk tara masih dibiarkan sebagai barang simpanan, yang baru akan dikelola sewaktu-waktu, kalau sudah diperlukan. Bahkan ketika Danuningrat memina bantuan VOC untuk melepaskan diri dari Bali, VOC masih belum tertarik untuk melihat ke Blambangan (Ibid 1923:1046).



Namun barulah setelah Inggris menjalin hubungan dagang dengan Blambangan dan mendirikan kantor dagangnya (komplek Inggrisan sekarang) pada tahun 1766 di bandar kecil Banyuwngi ( yang pada waktu itu juga disebut Tirtaganda, Tirtaarum atau Toyaarum), maka VOC langsung bergerak untuk segera merebut Banyuwngi dan mengamankan seluruh Blambangan. Secara umum dalam peprangan yang terjadi pada tahun 1767-1772 ( 5 tahun ) itu, VOC memang berusaha untuk merebut seluruh Blambangan. Namun secara khusus sebenarnya VOC terdorong untuk segera merebut Banyuwngi, yang pada waktu itu sudah mulai berkembang menjadi pusat perdagangan di Blambangan, yang telah dikuasai Inggris.


Banyuwngi sebagai sorga wisata baru di Indonesia, merupakan kabupaten tujuan wisata. Saat ini sedang berbenah dengan segala kemampuan untuk dapat menyajikan dan menyambut kedatangan wisatawan domestik dan manca Negara.

Kabupaten Banyuwngi dengan Wisata Plengkung-nya, dengan Gunung Ijen-nya, dengan Wisata Agro, dan Tempat-tempat wisata lokal lainnya yang indah dan menarik untuk dikunjungi dan telah didukung dengan sarana akomodasi, transportasi dan fasilitas perekonomian di pusat kota berupa Hotel-hotel dan rumah makan, perbankan, telekomunikasi yang representative.

Dibidang transportasi, saat ini masih dibangun dan dikembangkan beberapa fasilitas baru yang spektakuler berupa pembangunan lapangan terbang Blimbingsari dan pelabuhan / dermaga Laut di Pantai Boom.

Sedangkan disektor fasilitas rekreasi dan relaksasi, sedang berkembang sarana Wisata dan Taman rekreasi antara lain : Tamansuruh Glagah, Pemandian alam Kalongan, Pemandian Pancoran Rogojampi, Pemandian Atlanta Genteng, Fasilitas rekreasi Mirah Fantasi (wisata bermain di laut Selat Bali yang cukup Indah dan aman, dll



Pencapaian.



Kota Banyuwngi sebagai ibu kota Kabupaten Banyuwngi berada di koordinat 8o1320,19 S dan 114o2159,63E (Kantor Pemkab Banyuwngi) dapat dicapai melalui :

1.Lewat darat dari arah selatan Banyuwngi, via bus dari Jakarta Surabaya Jember Banyuwngi
(Turun di Terminal Brawijaya, Karangente).
2.
Lewat darat dari arah utara Banyuwngi, via bus dari Jakarta Surabaya Situbondo Banyuwngi
(Turun di Terminal Induk Sritanjung Ketapang).
3.Lewat darat, via Kereta Api dari Jakarta Surabaya Banyuwngi (Dapat turun di Stasiun Karangasem,
Stasiun Argopuro dan terakhir stasiun Banyuwngi Baru Ketapang)
4.
Lewat darat, via bus dari Denpasar Gilimanuk Banyuwngi.
5.Lewat Udara (masih dalam Tahap Pembangunan Lapter Blimbingsari), kurang lebih 15 menit perjalanan
ke Pusat Kota Banyuwngi.


Apabila para Tamu Masyarakat Banyuwngi ini sudah sampai di t*tik t*tik pemberhentian angkutan transportasi (terminal), disana sudah tersedia berbagai angkutan dalam kota yang siap setiap saat antara lain Lin Kota, Taxi argo dll.


Sasaran

Nah, Apabila para wisatawan sudah berada di Kota Banyuwngi, yang lebih kita kenal dengan nama Kota Gandrung, dan mungkin anda yang sudah berada di penginapan / hotel Mirah, Pinangsari, Ikhtiar surya, Ketapang Indah, Manyar, Blambangan, Tanjung Asri, dll, cobalah untuk lebih menikmati tempat tempat wisata dalam kota dan suguhan-suguhan special Banyuwngi berupa makanan dan jajanan khas dan seni budaya tradisional.

Anda dapat langsung atau meminta bantuan dari dinas instansi yang terkait untuk mengunjungi Pendopo Kabupaten, Taman Sri Tanjung, Gesibu Blambangan, Musium Blambangan, DWU, Pantai Mirah fantasi, Pantai Boom, Pulau Santen, Makan Datuk, Klenteng Hoo Tong Bio, kolam renang Tawng Alun.

Hal yang sangat menarik adalah Pemerintah Kabupaten Banyuwngi telah bekerjasama dengan sanggar seni budaya ataupun kelompok-kelompok pertunjukan rakyat mengadakan pertunjukan kesenian daerah secara berkala, bertempat di Gedung Seni dan Budaya (gesibu) Blambangan Banyuwngi.


Mengenai transportasinya, dapat memanfaatkan transportasi umum, lin kota, taxi, becak, dan yang tidak kalah menarik lagi dengan memanfaatkan andong kota khas Banyuwngi.


Bagi yang gemar berpetualang di pusat-pusat perbelanjaan moderen maupun yang suka di pasar tradisional, Kota Gandrung juga menyediakan tempat tempat wisata belanja ini, diantaranya : Mall Hardys Ramayana, Roxy, Wijaya, Pusat oleh-oleh Pelangi Sari serta terbentangnya pertokoan sepanjang jalan Jend. Sudirman dan sekitarnya. Sedangkan bagi yang menyukai ala tradisional terdapat pula Pasar Tradisional Blambangan dan Pasar Tradisional Banyuwngi yang berada di Pusat Kota yang menyediakan berbagai macam komoditas kebutuhan sehari-hari.


Tidak kalah dengan daerah daerah wisata lain, di Kota Gandrung terdapat pula tujuan wisata Kerajinan Khas yaitu : Sentra Batik Tulis Gajah Oling Temenggungan, Boneka Gandrung fiber glas* Tukangkayu, Tenun serat pisang kemiren, Kerajinan tangan Pisau Komando Singotrunan, Kerajinan gerabah Pengantigan, Industri Krupuk Rambak (kulit sapi) dll.

Tidak kalah menarik lagi, di Kota Banyuwngi ini memang kaya akan khasanah makanan khas Banyuwngian yang neko-neko, tapi tentang kelezatannya, so pasti akan bikin ketagihan bagi yang mencicipinya. Jenis jenis makanan ini banyak ditemui di rumah makan dan warung-warung tradisional yang tersedia dan mudah sekali ditemukan. Makanan khas Banyuwngian yang dominan dan mudah didapat diantaranya Rujak Soto, Pecel Rawon, Sego tempong, Gec*k Lucu, Jangan Banci, Jangan Klopo, ndok (Telor) pindang dll, belum lagi berbagai jenis jajanan khas sebagai oleh-oleh untuk keluarga diantaranya koe bagiak, jenang selo, pisang sale dll.
Industri kerajinan merupakan usaha sehari-hari penduduk hampir diseluruh daerah pedesaan di Banyuwngi selain pertanian, serta menjadi sumber penghidupan bagi sebagian penduduk di beberapa wilayah perkotaan.

Berbagai jenis bahan alamai dari ingkungan sekitarnya diolah dengan kreatifitas sehingga menjadi bentuk yang layak berupa hiasan maupun perabot rumah tangga sehari-hari.

Disadari atau tidak, kreatifitas pendudk pedesaan ini menarik perhatian para pecinta seni (kerajinan) dari berbagai negara di dunia. Bahan-bahan yang dibuat dari bahan yang semula tercecer dihutan, dipegunungan dan berbagai tempat yang hampir tidak menapat perhatian, kini menempati ruang-ruangan terhormat di rumah Anda, dihotel-hotel Eropa, Jepang, Amerika, Malaysia maupun Timur Tengah.
Seni untuk menggoreskan lilin cair diatas kain yang kemudian diikat dengan warna dan motif, menghasilkan batik tulis yang bermutu tinggi dengan corak dan karakteristik khas Banyuwngi. ada 20 motif batik komtenporer Banyuwngi, diantaranya adalah Batik Gajah oling, Sembur Cacing, Paras gempal, Kangkung Setingkes, Gringsing Ukel, Moto Pitek dan sebagainya. Pengrajin batik dan galery batik Banyuwngi dapat ditemui di :
-
VIRDES COLLECTION
Toko penjualan dan sentra industri Batik Khas Banyuwngi. Dalam sebulan menghasilkan 3.000 M. Terletak di Dsn. Simbar Rt.01 Rw.II Ds. Tampo Kec. Cluring. Telp. (0333) 394214
-
TIRTA wngI
Toko penjualan industri Batik Khas Banyuwngi. Dalam sebulan menghasilkan 2.550 M. Terletak di Jl. Agung Wilis Banyuwngi
-
SRI TANJUNG
Toko penjualan industri Batik Khas Banyuwngi. Dalam sebulan dapat menghasilkan 2.550 Meter. Terletak di Jl. Tarakan 13 Banyuwngi. Telp. (0333) 41506 - 423313
-
SAYU WIWIT
Toko penjualan industri Batik Khas Banyuwngi. Dalam sebulan dapat menghasilkan 7.500 M. Terletak di Jl. Sidopekso Kel. Temenggungan Kec. Banyuwngi. Telp. (0333) 422642

VIRDES COLLECTION
Toko penjualan dan sentra industri Batik Khas Banyuwngi. Dalam sebulan menghasilkan 3.000 M. Terletak di Dsn. Simbar Rt.01 Rw.II Ds. Tampo Kec. Cluring. Telp. (0333) 394214
-
TIRTA wngI
Toko penjualan industri Batik Khas Banyuwngi. Dalam sebulan menghasilkan 2.550 M. Terletak di Jl. Agung Wilis Banyuwngi
-
SRI TANJUNG
Toko penjualan industri Batik Khas Banyuwngi. Dalam sebulan dapat menghasilkan 2.550 Meter. Terletak di Jl. Tarakan 13 Banyuwngi. Telp. (0333) 41506 - 423313
-
SAYU WIWIT
Toko penjualan industri Batik Khas Banyuwngi. Dalam sebulan dapat menghasilkan 7.500 M. Terletak di Jl. Sidopekso Kel. Temenggungan Kec. Banyuwngi. Telp. (0

Letak Geografis

Kabupaten Banyuwngi merupakan bagian yang paling Timur dari Wilayah Propinsi Jawa Timur, terletak diantara koordinat 7 43 8 46 Lintang Selatan dan 113 53 114 38 Bujur Timur dan dengan ketinggian antara 25 - 100 meter di atas permukaan laut. Kabupaten memiliki panjang garis pantai sekitar 175,8 km yang membujur sepanjang batas selatan timur Kabupaten Banyuwngi, serta jumlah pulau ada 10 buah.

Batas-batas wilayah Kabupaten Banyuwngi :

1.
UtaraKabupaten Situbondo dan Bondowoso
2.
TimurSelat Bali
3.
SelatanSamudera Indonesia
4.
BaratKabupaten Jember dan Bondowoso

Luas Kabupaten Banyuwngi 578.250 Ha atau 5.782,50 Km2 yang terdiri dari :
1. Hutan 183.396,34 Ha (31,72%)
a. Hutan Lindung 38.103,56 Ha
b. Hutan Produksi 79.851,53 Ha
c. Hutan Konservas
- Taman Nasional 63.835,00 Ha
- Cagar alam 1.514,25 Ha
- Taman Wisata 92,00 Ha
d.Hutan Kritis 0,00 Ha
2. Persawahan / Sawah 66.647,00 Ha ( *


* Reply
* BANYUWANGI-INDONESIA Forum


Search:
topics replies


* BANYUWANGI-INDONESIA (8)

topTop
groupsGroups
mainProdigits

Custom Search